1. Sejarah Perkembangan Permainan Bola Voli di Indonesia
Permainan bola voli sudah dikenal di Indonesia sejak tahun 1928. Sejak PON II di Jakarta pada tahun 1951 sampai sekarang, bola voli termasuk salah satu cabang olahraga yang resmi dipertandingkan. Perkembangan permainan bola voli di Indonesia nampak maju dengan pesat sejak persiapan menghadapi Asian Games IV dan Ganefo I di Jakarta. Pertandingan bola voli tingkat nasional pertama kali diadakan pada PON II di Jakarta.
Organisasi bola voli Indonesia terbentuk atas prakarsa Ikatan Bola Voli Surabaya (IBVOS) dan Persatuan Voli Indonesia Jakarta (PERVID). Pada tanggal 22 Januarai 1955, beberapa tokoh bola voli mengadakan rapat menyusun pengurus dan mengadakan rapat menyusun pengurus dan organisasi bola voli Indonesia di Stadion Ikada. Rapat tersebut menghasilkan keputusan, yaitu terbentuknya organisasi bola voli nasional dengan nama Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), dengan masa jabatan 1955-1960, dan kejuaraan nasional diadakan satu tahun sekali.
2. Latihan Teknik Permainan Bola Voli
Teknik-teknik dasar permainan bola voli tersebut adalah sebagai berikut.
a. Latihan Variasi-Variasi Passing Bawah
Adalah mengoperkan bola ke teman satu regu dengan teknik tertentu sebagai langkah awal untuk menyusun pola serangan.
Jenis-jenis teknik pasing bawah
1. Passing bawah ke depan pada bola rendah (Crouching Underhand Pass)
2. Passing bawah bergeser diagonal 45° (45° Degree Diagonal Underhand Pass)
3. Passing bawah pada bola jauh di samping badan (Underhand Pass Hitting Ball Away From Body)
4. Passing bawah dengan bergerak mundur (Backward Underhand Pass)
5. Passing bawah dengan bergerak mundur diagonal 45° (45° Diagonal Backward Underhand Pass)
6. Passing bawah ke belakang (Underhand Back Pass)
b. Latihan Variasi Passing Atas
Jenis-jenis teknik pasing atas:
1. Passing atas pada bola rendah
2. Passing atas dengan bola di samping badan (Sideway Overhand Pass)
3. Passing atas dengan bergeser mundur (Backward Overhand Pass)
4. Passing atas dengan bergerak Mundur diagonal 45° (45° Diagonal Overhand Pass)
5. Passing atas dengan meloncat (Overhand Jumping Pass)
6. Passing atas ke belakang (Overhand Back Pass)
7. Passing atas ke belakang dengan berputar 180° (Reverse Overhend Back Pass)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar